Wagub Buka Rakor GTRA Kaltimtara 2021
(Wagub Kaltim Hadi Mulyadi buka Rakor GTRA)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
SAMARINDA-Wakil
Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi resmi
membuka Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria (Rakor GTRA) Provinsi Kaltim dan Kalimantan
Utara tahun 2021, yang dilaksanakan oleh Kantor Wilayah
Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi
Kaltimtara. Jumat (26/03/2021).
Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel
Mercure Samarinda, ditandai dengan
penekanan tombol pembukaan oleh Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi,
didampingi Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang (ATR) /Badan Pertahanan
Nasional (BPN) Surya Tjandra. Wamen
Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohang, Kakanwil BPN
Kaltimtara Asnaedi, juga dihadiri secara virtual bupati/walikota, Forkopimda
Kaltimtara serta dinas instansi terkait.
Hadi Mulyadi mengatakan ditetapkannya Provinsi
Kaltim sebagai Ibu Kota Negara (IKN)
baru, tentu persoalan pertahanan dan agraria menjadi persoalan yang sangat urgen dan
menjadi perhatian semua.Oleh karena itu dangan pelaksanaaan Rakor GTRA
Kaltimtara 2021, semua persoalan pertanahan bisa diselesaikan dengan baik.
“Dengan diselesaikannya semua permasalahan
pertanahan yang nantinya akan dijadiakan wilayah ibu kota negara, tentu kami
dan masyarakat Kaltim tentu sangat berbahagia dan bersyukur jika proses
pembangunan ibu kota negara
baru dapat terwujud di Kaltim,” kata Hadi Mulyadi.
Mantan
Legislator Karang Paci dan Senayan
itu, menyadiri dan tahu secara persis, yang namanya APBN dan
keuangan negara 50 persen sampai 65
persen beredar di pulau Jawa.
“APBN, DAU, DAK, DBH semua mengalir di sana, selama ibu kota
negara tidak dipindahkan, maka jangan harap diluar jawa bisa berkembang dengan
maju. Dan ditetapkannya ditetapkannya Provinsi Kaltim sebagai ibu kota
negara adalah suatu momentum yang sangant
luar biasa.
“Oleh karena iti, atas nama pemerintah dan
masyakatat Kaltim, kami mengucapkan
terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Joko Widodo, atas usulan dan
gagasannya ini, walaupun kami sadar perpindahannya nanti tentu tidak cepat, tetapi setidak-tidaknya anak cucu kita yang akan
menikmati, termasuk daerah diwilayah
Indonesia timur juga akan maju pesat seperti pembangunan di pulau jawa,”
papar Hadi Mulyadi.
Kakanwil BPN Kaltimtara Asnaedi dalam
laporannya menyampaikan pokok-pokok pembahasan yang akan dibahas dalam Rakor
GTRA Kaltimtara 2021, dengan harapan kegiatan ini tidak sekedar menggugurkan
kewajiban, tetapi Rakor tahun ini dapat menciptakan landasan dan arah yang dilakukan BPN Kaltimtara selama satu
tahun ini.
“Sehingga apa yang
akan kami laksanakan pada tahun 2022
mendatang, benar-benar sudah lending, dengan menciptakan sesuatu terhadap
kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kaltim dan Kaltara,” kata Asnaedi.(mar)